Jembatan “Jatra Winongo” Resmi Dibuka, Akses Warga Patran–Jetis Kini Lebih Lancar

Pemerintah Kalurahan Sinduadi meresmikan jembatan baru yang menghubungkan Padukuhan Patran dan Padukuhan Jetis pada Kamis 16/4/2026 pukul 13.00 WIB. Jembatan tersebut diberi namanama “Jatra Winongo”. Sebagai simbul penghubung dan penguat kebersamaan antar warga serta peresmian ini menjadi momen penting bagi masyarakat setempat karena membuka akses yang lebih baik antar wilayah.
Acara peresmian dihadiri langsung oleh Bupati Sleman, Harda Kiswaya, bersama jajaran pemerintah daerah, Panewu Kapanewon Mlati, Dyah Purwanti, Lurah Kalurahan Sinduadi, Senen Haryanto, jajaran pemerintah kalurahan, para dukuh, serta warga masyarakat kedua Padukuhan yang tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati Sleman menyampaikan bahwa pembangunan jembatan ini diharapkan mampu memperlancar akses mobilitas warga serta meningkatkan aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat di kedua wilayah. Selain itu, keberadaan jembatan “Jatra Winongo” juga menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan infrastruktur yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Lurah Sinduadi menjelaskan bahwa pembangunan jembatan “Jatra Winongo” menelan anggaran sebesar Rp1.719.172.000,-. Pembangunan ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas antar wilayah, mempermudah mobilitas barang dan jasa, serta memperluas akses ekonomi dan pendidikan bagi warga.
Secara teknis, jembatan ini memiliki bentang sepanjang kurang lebih 15 meter dengan kapasitas beban maksimal 10 ton. Jika sebelumnya jembatan lama hanya dapat dilalui sepeda motor, kini jembatan baru sudah dapat dilalui kendaraan roda empat atau mobil. “Dulu hanya bisa dilewati sepeda motor, sekarang sudah bisa dilewati mobil. Ini sangat membantu masyarakat,” jelas Lurah Sinduadi.
Meski demikian, masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga keberadaan jembatan tersebut. Kendaraan bertonase berat seperti truk diminta tidak melintas agar konstruksi jembatan tetap awet dan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.
Dukuh Jetis, Heru Triawan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah atas pembangunan jembatan ini. Ia menilai keberadaan jembatan sangat membantu aktivitas warga sehari-hari.
“Akses warga sekarang jauh lebih mudah, baik untuk bekerja, sekolah, maupun kegiatan sosial,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Dukuh Patran, Rochinawan Akbar Saputra, yang berharap masyarakat turut menjaga fasilitas tersebut. “Mari kita rawat bersama agar jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang,” tuturnya.
Dengan diresmikannya Jembatan Jatra Winongo, diharapkan hubungan antar wilayah semakin erat, mobilitas masyarakat semakin lancar, serta berdampak positif bagi peningkatan kesejahteraan warga. (Edy – KIM Mlati)

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*