Mlati – Dalam rangka memperkuat ketangguhan bencana di dunia pendidikan, Kapanewon Mlati secara resmi menggelar Workshop Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) Batch 2. Acara berlangsung di Ballroom Lantai 6 Hotel Crystal Lotus Yogyakarta, Mlati, Sleman, dan dihadiri oleh perwakilan dari 20 sekolah yang siap membentuk SPAB.
Hadir dalam acara pembukaan tersebut Budi Santosa dari Tim Sekretariat Bersama (SEKBER) SPAB DIY, Panewu Mlati, Danramil 12/Mlati, serta Bapak Ali selaku Manajer Crystal Lotus Hotel, menunjukkan komitmen kuat sinergi antar pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha.
Workshop ini menghadirkan narasumber yang berkompeten di bidangnya:
-
Sartini, S.Pd, M.Pd (Kepala Seksi Kelembagaan SD, Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman)
-
Inggit Fandayati, S.S., M.M.B. (Direktur Pujiono Center)
Kegiatan tidak hanya terbatas pada pemaparan materi, tetapi juga dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Tahapan dan Lembar Kerja SPAB di satuan pendidikan. Hal ini bertujuan untuk memberikan panduan praktis dan terstruktur bagi sekolah dalam menerapkan tiga pilar SPAB: Pencegahan dan Mitigasi, Kesiapsiagaan, dan Responsif.
Acara ini merupakan ikhtiar nyata Kapanewon Mlati dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan pendidikan. Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, diharapkan tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan tangguh bagi generasi penerus bangsa.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah terlibat dan mendukung terselenggaranya workshop ini. Semoga sinergi baik ini dapat terus berlanjut untuk mewujudkan Mlati yang lebih tangguh,” tutur Panewu Mlati.

Be the first to comment