Bupati Sleman Hadiri Sosialisasi UHC di Kapanewon Mlati

Bupati Sleman hadiri acara sosialisasi ketercapaian Universal Health Coverage (UHC) di Kabupaten Sleman untuk mendukung program Germas dan PIS-PK bagi masyarakat di Kapanewon Mlati bertempat di Pendopo Kapanewon Mlati, Selasa (02/08). UHC adalah sistem penjaringan kesehatan yang memastikan setiap warga disuatu tempat  memiliki akses yang adil terhadap pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sleman sukses mencapai Universal Health Coverage (UHC) per 1 Mei 2022 dengan cakupan persentase keikutsertaan penduduk Sleman dalam program JKN-KIS adalah 95,79%.

Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta BPJS Cabang Sleman menyampaikan bahwa tujuan diadakannya sosialisasi agar bapak/ibu mengetahui bagaimana saat ini posisi Kabupaten Sleman dalam cakupan jaminan kesehatan, dengan harapan dapat memberikan support untuk menyelenggarakan kesehatan masyarakat Kabupaten Sleman.

Melalui kesempatan ini, Kustini menyampaikan rasa terima kasihnya sehingga Pemkab Sleman bisa mencapai adanya UHC.

“Atas nama Kabupaten Sleman maupun atas nama pribadi, mengucapkan terima kasih sehingga Kab. Sleman mencapai adanya UHC, sebelum adanya sosialisasi ini masyarakat yang ikut BPJS mencapai 95,79%, dengan adanya sosialisasi 3 bulan ini capaian BPJS meningkat menjadi 96,28% sehingga warga yg ikut 1.046.780 orang penduduk sleman 1.088.700an sehingga masih kurang 3%.”

“Harapannya dengan masyarakat yang sehat, dengan masyarakat yang cerdas dengan masyarakat ekonomi yang bagus, insya Allah Sleman maju. Saya ucapkan selamat kepada bapak ibu penerima manfaat, semoga bisa dimanfaatkan dengan baik,” tambah Kustini.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan penyerahan kartu JKN PBI secara simbolis. Bupati Kustini menyerahkan secara langsung kepada perwakilan warga yang hadir.

Panewu Mlati, Arifin menyampaikan bahwa di Kapanewon Mlati seluruh stakeholder sudah bahu membahu untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Sudah berbagi peran dalam berbagai hal.

“Semoga dengan HUT kemerdekaan, kita benar-benar merdeka, merdeka dari covid dan merdeka karena derajat kesehatan kita semakin baik dan kita merdeka karena ketika sakit kita memiliki jaminan kesehatan,” pungkasnya.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*